Subulussalam, 12 November 2024
Direktur Fanshur Institute Ramli M.Ag Presentasikan Khazanah Turats Syekh Hamzah Fansuri di Kota Subulussalam. Acara yang diinisiasi oleh ISRAC berkolaborasi dengan Kemendikbud, Dana Indonesiana dan LPDP tersebut di laksanakan di Aula Akbid Medika Persada Kota Subulussalam. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Asisten 1 Bapak Khainuddin, perwakilan dinas dan lembaga keistimewaan, pimpinan pesantren dan tokoh masyarakat.
Dalam pemaparannya, Ramli, M.Ag menyatakan perlunya untuk memperkenalkan, mereproduksi dan merekonstruksi wacana Syekh Hamzah Fansuri di Kota Subulussalam baik secara spiritual, intelektual, maupun ekonomi dan budaya. “Ada banyak kesempatan yang diberikan oleh Syekh Hamzah Fansuri, bagi kita untuk menikmati warisannya. Secara spiritual, ruh sufi yang dia perkenalkan sangat memiliki sumbangsih bagi penguatan etika dan estetika. Secara intelektual, ia memiliki falsafah yang dapat membantu manusia memahami hubungan antara dirinya dan Tuhannya. Secara ekonomi keberadaan makam Syekh Hamzah Fansuri telah memberi nafas ekonomi walaupun masih dalam skala kecil, ke daerah Oboh, kawasan Rundeng dan Kotamadya Subulussalam. Secara budaya, aktualisasi profil Syekh Hamzah Fansuri membantu Kota Subulussalam untuk lebih dikenal dan memiliki corak pembangunan yang khas.” Papar Ramli M.Ag
Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka menjaring aspirasi masyarakat Kota Subulussalam, tentang bagaimana Hamzah Fansuri telah terlupakan dan dapat kembali dikenang. Kegiatan yang ditutup oleh tanya jawab tersebut melahirkan beberapa rekomendasi yang akan disampaikan kepada pihak pemerintah daerah dan juga menjadi acuan bagi lembaga ISRAC dalam menyusun program selanjutnya.
